About Rika

Informasi singkat tentang Saya, Nama Saya Rika Agustiani. Lahir di Tangerang pada tanggal 13 Agustus 1995. Saat ini saya sedang menjalankan studi S1 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang berada dibawah naungan fakultas FKIP dan berada pada bidang studi PGSD Kelas 3 D. NIM 2227132304.

This is My Campus

feature Featured Work

Keep in touch

RSS Feed Twitter Facebook

Subscribe via email

Macan penunggu kampung pekong

Senin, 04 Januari 2016 0 komentar

Macan penunggu kampung pekong
Narasumber : penduduk tertua di kampung pekong

Jika kita dengar cerita tentang macan jadi-jadian seperti kembali ke masa lalu dan aneh jika mendengar kata macan jadi-jadian atau macan penunggu kampung demi keamanan kampung pekong ini.
Macan jadi-jadian atau macan penunggu kampung pekong ini selalu memberi kabar kepada masyarakat pekong jika ada bahaya mendekat seperti kedatangan pihak belanda atau pihak jepang, macan tersebut akan memperlihatkan tubuhnya yang besar tapi dia tidak membahayakan masyarakat di kampung pekong dia hanya memberitahukan jika ada bahaya, jika macan itu bisa ngomong mungkin macan tersebut akan berbicara aka nada bahaya tapi namanya hewan tidak bisa berbicara jadi dengan memberitahunya dengan memperlihatkan tubuhnya kepada masyarakat pekong tersebut.
Dan orang tua dahulu tahu akan bahaya yang akan datang jika macan tersebut memperlihatkan wujudnya, wujud macan itu besar kat orang tua dahulu besarnya segede rumah dan ekornya panjang banget tapi macan itu jika orang ingin melihatnya, macan itu tidak akan memperlihatkan wujudnya karena seperti seluman .



Bunar( masmelati)

0 komentar

Bunar( masmelati)
Narasumber : penduduk tertua di kampung pekong

Ibu masmelati adalah pahlawan yang menyelamatkan masyarakat pekong bunar dan sebagainya, percaya apa tidak percaya dengan mitos yang terdengar di masyarakat sekitar, dahulu waktu masyarakat pekong, bunar, saga dan sebagainya di serang oleh belanda masyarakat tersebut pada lari atau menghindar ke daerah bunar masmelati untuk menghindar dari serangan bom yang dasyat itu, dan ada orang yang sukarela menolong masyarakat yang sedang kebingungan dan ketakutan yaitu ibu masmalati dia adalah sosok penyebar agama yang baik dia melihat masyarakatnya sedang gelisah dan ketakutan akhirnya ibu masmalati berdakwah kepada masyarakatnya untuk tidak takut karena masih ada allah yang bisa melindungi kita dari serangan orang-orang jahat/ belanda .
Akhirnya daerah sekitar bunar masmelati di sulap menjadi lautan, sehingga belanda jika melihat bunar seperti lautan yang luas seperti tidak ada kehidupan, akan tetapi sebenarnya itu hanya patamorgana dalam pandangan bangsa belanda, yang sebenarnya itu kampung biasa dan masyarakat bersembunyi di kampung bunar.

Atas bantuannya masyarakat jadi tenang dan belanda pun tidak lagi datang ke daerah tersebut . 

Asal usul pekong

0 komentar

Asal usul pekong
Nara sumber : penduduk tertua di kampung pekong

Awal terjadinya nama kampung pekong itu adalah dari kata MPE dan khong menurut orang tua dahulu kata  MPE dan khong yang menjadi mpekhong  itu pemberian oleh bangsa belanda, karena dahulu daerah mpekhong di kuasai oleh belanda dan kata mpe itu artinya tua dan khong pun artinya tua jadi di gabung kampung tua karena dari namanya juga mpekhong.
Pada zaman era penjajahan belanda/ zaman cuke, kampung pekong masyarakatnya di kuasai oleh belanda contohnya dalam pembagian padi masyarakat pekong di paksa harus stor padi ke pemerintahan belanda yang ada di markasnya, jika masyarakat pekong tidak menyetor padi ke pemerintahan belanda masyakat pekong di pukuli sampai bonyok.
Mungkin kata lainnya masyarakat pekong menjadi remusha/kerja paksa  dalam penyetoran padi sandang pangannya.
Dalam era zaman cuke masyarakat pekong tidak bisa melawan penjajah karena penjajah belanda mempunya alat-alat perang yang lengkap dan disitulah masyarakat pekong tidak bisa melawan, tapi ada tentara Indonesia yang suka rela melawan penjajah dim kampung pekong dan membangkitkan semanagt masyarakat pekong untuk menggerakan pengusiran belanda di kampung pekong dengan alat sekedarnya yaitu alat bamboo runcing. Dan alhamdulilah dengan alat yang seadanya dan semangat ingin bebas dari siksaan belanda kampung pekong berhasil menghusir belanda, tapi ada yang di sayangkan karena jembatan penghubung balaraja ke serang di bom oleh belanda jadi hancur dan suara letusannya terdengar hingga ke kampung pekong, itulah kemarahan bangsa belanda kepada rakyat pekong.


Hatiku

0 komentar

Hatiku
karya rika agustiani 


Hati tak pernah salah
Jika kita berbicara hati siapa yang tahu hati manusia karna hati tak bisa di tebak oleh akal piker manusia dan itu pun pernah dibahas dalam pelajaran pilsafat pendidikan.
Hati..hati..hati
Tak percaya dengan apa yang dilakukan
Memaksakan diri untuk mencintai
Mencintai orang yang tak dicintai
Demi ketidak pahaman hati
Tapi, seiring waktu
Kita sering bertemu
Sering jalan bareng
Walau sesaat tapi menyimpan kenangan
Dengan mu …
Dan aku memilih cinta yang salah
Melepas cinta sejatiku
Demi orang yang saying sesaat
Dan kini aku merasa rindu kamu …